Uncategorized

Saya kecewa dengan agent dan manager agent Prudential

Sebuah email panjang yang saya kirimkan ke customer service prudential

Dear Prudential,
Saya akan memaparkan kekecewaan saya terhadap agent dan manager agent prudential;
  1. Sewaktu saya di rawat di rumah sakit, saya tanya ke agent via telpon butuh dokumen apa saja, atau form yang perlu dari rumah sakit, anehnya agent tersebut menanyakan apakah saya online dan bisa ngeprint, padahal saya terbaring opname di rumah sakit. Untuk sekedar informasi jarak tempat agent itu bekerja dengan Rumah sakit tempat saya dirawat tidak sampai 10 menit, Dia di kramat Raya dan saya di Salemba Tengah, sewajarnya agent yang normal membantu saya untuk dokumen-dokumen tersebut, apalagi ini kali pertama saya dirawat di RS.
  2. Saya telpon kembali, apa saja yang dibutuhkan, dia malah menjawab sudah diemail, dan saya bertanya apa bisa diurus setelah keluar dari rumah sakit, katanya bisa. Tapi saya tetap minta di sms biar saya bisa langsung mengurusnya di rumah sakit tidak perlu bolak balik, ternyata dia tidak tahu isi email yang dikirimnya karena hanya memforward saja (mungkin email dari managernya). Katanya harus buka email tersebut dulu.Terlihat sekali agent saya tidak peduli.
  3. Agen tersebut sms ke saya dan dokumen terakhir yang dibutuhkan adalah kwitansi asli
  4. Saya heran, kok kwitansi asli, janji yang diberikannya sewaktu saya dulu mau ikut prudential adalah, saya bisa double claim, itu benefit dari asuransi ini, memang saya dapat ganti penuh dari kantor tapi saya merasa tertipu di sini.
  5. Si agent pun bilang akan cek dulu, ternyata dia silap, kalau produk yang dikasih ke saya adalah pruHS bukan Prumed yang bisa double claim.
  6. Saya sangat kecewa, segampang itu bilang silap, sedangkan membayar premi 6 juta tiap tahun dam sekaligus itu bukan uang kecil buat saya yang cuma pegawai biasa, saya mau tetap bisa diclaim jelas saya pada agent tersebut
  7. Agent pun bilang ke saya PruHs tidak bisa double claim, Diapun menawarkan mengganti dengan uang pribadinya dan dia menyebutkan angka dua juta, karena sayapun belum tahu berapa tagihan rumah sakit, saya bilang prudential yang tanggung bukan dia, tapi dia tetap bersikeras mengganti dengan uangnya, katanya ini kesalahannya dan seperti orang berbisnis dia akan tanggung jawab akan kesalahannya.
  8. Saya menutup telpon, dan saya bingung, saya menanyakan kepada teman dimana sama-sama ditawarkan produk ini dulu oleh agent tsbt, kata teman saya kamu dirugikan oleh kelalaian dia, kalau dia mau tanggung jawab ya terima saja tawarannya
  9. Sayapun sms no rekening saya, dan uang itupun langsung ditransfernya, dan dia sms meminta dokumen yang saya dapat dari rS.
  10. Setelah saya masuk kantor berikut email saya dan balasan email darinya, yang sedikit membingungkan saya dengan sikap agent saya ini.
============================================QUOTE=====================================================================
From: Sitepu, Indah (FXPC IDN)
Sent: Monday, February 09, 2009 10:26 AM
To: ‘Rensyana Sitanggang’
Cc: rita_excellent@yahoo.co.id
Subject: RE: Dokumen RS

Dear Rency,
untuk yang asli sudah tidak ada di saya lagi.
Win- win solution, bukankah yang terjadi kemarin adalah solusi dari Rensy. (bukan saya yang minta,REncy bilang itu sudah resiko Rensy)
Please jangan buat saya bingung, maunya seperti apa
Karena dari Rensylah solusi itu datang…
Kenapa belakangan baru kesannya menyesal..
Saya cuma bisa bantu dokumen itu ya Ren, karena itu yang ada di saya
Dan saya ga mau mikir lagi soal di Rumah sakit kemarin
saya sudah cukup kecewa
Terima kasih untuk bantuannya..
Regards,
Indah Sitepu


From: Rensyana Sitanggang [mailto:rensyana@yahoo.com]
Sent: Monday, February 09, 2009 10:16 AM
To: Sitepu, Indah (FXPC IDN)
Cc: rita_excellent@yahoo.co.id
Subject: Re: Dokumen RS

Dear Indah,
Prudential sebagai perusahaan asuransi membantu nasabahnya untuk merencanakan keuangan di masa depan dan untuk mengalihkan kerugian akibat kematian atau kesehatan yang tidak baik. Saya sebagai agent Pru yang berusaha membantu kamu sebagai nasabah, terkait sakit kamu kemarin, memohon supaya kamu mau saya bantu klaimkan PruHos sebagai bentuk lu manfaatin asuransi Prudential yang udah lu bayar selama 2 tahun ini. Toh, plafon kamu di kantor bisa tetep utuh. Plafon tersebut bisa dipakai kalo2 tahun ini (amit2 tapinya), lu sakit lagi.

Sorry banget atas kesalahan gw ngasih informasi yang kurang tepat ama elu ttg PruHS yang tyt ga bisa double klaim, tapi bisanya bayar kelebihan biaya, itupun dengan kuitansi asli. Nah, tanggungjawab gw sbg agen, gmn kalo gw urusin aja klaim PruHos lu? Setelah klaim PruHos terbayarkan, aku urusin pengubahan menjadi PruMed yang bisa double klaim.

Semoga lu bisa mengerti ama pendapat gw ini. Maklum, komisi yg gw dapet jg ga sebanyak 2jt ini. Mohon pengertiannya atas saran yang menurut gw cukup win-win solution ini.
Thanks a lot.
Rensy


From: “Sitepu, Indah (FXPC IDN)” <Indah.Sitepu@fujixerox.com>
To: “rensyana@yahoo.com” <rensyana@yahoo.com>
Cc: “rita_excellent@yahoo.co.id” <rita_excellent@yahoo.co.id>
Sent: Monday, February 9, 2009 9:39:18 AM
Subject: Dokumen RS

Dear Rensy,
Terlampir dokumen yang aku dapat dari RS.
Thanks
Regards,
Indah Sitepu
======================================UNQUOTE============================================================================Hari 11. pertama saya masuk kerja dan saya harus meeting keluar kantor, dengan keadaan hati dongkol terhadap agent ini, sorenya si manager telpon, jujur saya masih kesal, dan saya juga masih di tengah meeting, dan saya bilang saya lagi meeting dan tidak mau berbicara, tapi manager terus bicara, dan sayapun langsung menutup telponnya.

12. Saya tidak mau memperpanjang urusan ini sebelumnya sampai saya saya menerima sms yang sangat menyakiti hati saya dari manager agent tersebut.

Maaf atas kelancangan saya, tapi saya rasa kita perlu ketemu dan bicara karena ini menyangkut dengan agent saya, dan saya berhak melindungi dia dari orang seperti anda, dan saya menilai anda adalah orang yang sgt tidak punya hati, anda sudah tahu itu adalah uang teman anda, dan masih mau anda ambil. Jika diubah ke prumed-pun anda tidak akan dapat jumlah tersebut, apakah anda mau mencari keuntungan pribadi, Dengan menerima telpon anda tadi sungguh sangat tidak beretika, besok akan saya telpon kembali. Terima kasih.

Saya balas : Maaf ya buk, sy yg korban di sini, kemana agent ibu sewaktu sy di rs?

Kalau anda mau pertanggung jawaban seharusnya sejumlah prumed aja yang anda terima, kalau anda mau berbesar hati harusnya jumlah prumed, tidak boleh ambil hak orang lain, kalau mau hak anda yang bisa anda dapat adalah prumed.

Saya balas : Yang memberi solusi adlah Rency, bukan saya yang minta ke dia, coba tny Rency, Tolong train agent anda dengan baik, bukan sekedar mengatakan silap.

13. Saya shock mendapat sms seperti itu, jujur saya tidak tahu berapa yang saya dapat kalau pruHS atau Prumed, apa lebih dari 2jt atau kurang, jadi saya ga tau akan untung atau rugi, saya cuma sudah kecewa dengan agent saya dan berencana minggu ini mengurus sendiri perubahan ke Prumed, sampai pada sms ini yang saya rasa kelewatan. Saya yang ditelantarkan, saya yang tidak mendapatkan informasi dengan jelas, tapi saya mendapatkan perlakuan seperti ini.

14. Secara finansial saya tidak rugi, karena semua ditanggung kantor, cuma saya merasa kecewa saja dengan kelalain dan sikap agent seperti itu, plus yang sudah kelewat batas adalah sms dari managernya.

Berikut informasi saya :

No polis                               : –
Tertanggung                         : Indah Rosa Sitepu
Agent prudential                  : Rensyana Sitanggang
Manager Agent  prudential  : Rita Yunita

14. Yang ingin saya lakukan saat ini adalah mengembalikan 2 jt yang sudah ditranser oleh agent tersebut, dan saya akan meminta mengubah agent saya, saya tidak mau berurusan lagi dengan agent atau manager agent tersebut.

Prudential tidaklah asuransi yang jelek, hanya ketidakberuntungan saya saja harus berurusan dengan agent dan manager agent seperti Rensy dan Ibu Rita
Semoga prudential bisa memberikan training ataupun standar bagaimana menghadapi nasabahnya.
Semoga sukses selalu untuk Prudential….!!!!!
Salam,
Indah Sitepu

Aku sedih banget dengan sms managernya itu, belum pernah ada orang sekasar itu berperilaku samaku. perlu menenangkan diri beberapa menit dan aku berdoa di mobil sebelum aku balik dari Kebon Jeruk ke daeranh Kwitang, aku ga mau nyetir tapi emosi kacau.

Padahal kemarin aku sudah membuat draft posting tentang film bagus yang aku tonton, dan melupakan kekecewaanku terhapan agent asuransi tersebut, sampai dengan sms yang sangat menyakiti itu, aku rasa sudah kelewatan.

Advertisements